Fasilitas Permodalan Potensial dalam Mengembangkan Usaha

Fasilitas Permodalan Potensial dalam Mengembangkan Usaha

Permodalan sering kali menjadi kendala yang menyulitkan bagi usahawan dalam mengembangkan usahanya, hal inilah yang menjadikan usahawan tidak bergerak maju dalam kegiatan perusahaan yang ia kelola. Sehingga memungkinkan tidak ada perhatian pada peluang-peluang yang memungkinkan untuk lebih memajukan perusahaan.

Dalam bisnis perusahaan, permodalan itu selain modal yang di investasikan dalam bentuk aset berupa fasilitas kerja dan perangkat penunjang aktivitas berupa mesin kerja, bangunan, peralatan-peralatan produksi, dan lain sebagainya. Yang jelas pada umumnya modal yang menjadi barang penunjang kerja perusahaan dalam produksi dan penunjang pemasaran. Selanjutnya modal kerja, yaitu modal yang di putar dalam aktivitas jual beli yang mana pergerakan modal tersebut berjalan cepat dalam menunjang transaksi yang terjadi.

modal-pinjam-halal
MODAL KERJA

Untuk perusahaan yang berskala menengah keatas, sudah pasti modal investasi yang ditanamkan dan modal kerja yang diputar dalam aktivitas bisnis perusahaan bernilai yang tidak sedikit jumlahnya. Pada umumnya mereka memaksimalkan permodalan tambahan dengan bermitra pada bank yang menjadi pembiayaannya.

Lalu, bagaimana dengan usahawan yang menjalankan dan mengelola bisnisnya dalam skala kecil hingga menengah. Apalagi keterbatasan permodalan usaha yang di kelolanya memang menjadi penghambat aktivitas dan kinerja usaha yang berjalan. Tentu solusi yang di tempuh sangat menjadi pemikiran, bagaimana mendapatkan pinjaman modal yang lunak, ringan dalam pengembalian, dan kecil resiko yang ditanggung. Walau secara praktek hal tersebut sangatlah sulit dari idealnya sebuah teori permodalan.

Berikut peluang fasilitas permodalan yang masih terbuka, dan memungkinkan sebagai peluang potensial dalam mengembangkan usaha kecil hingga menengah :

1. Pinjaman Modal dari Keluarga
Pinjaman yang paling lunak, dan mudah didapat adalah dari keluarga. Jika ada salah satu keluarga yang mampu dan memiliki kelebihan financial, bisa untuk dijadikan referensi yang cepat untuk mendapatkan modal. Dalam hal ini, sudah pasti proposal pejelasan dan potensi kemampuan mengembalikan dapat kita jabarkan untuk membangun kepercayaan bahwa kita akan sangat dapat mengembalikan pinjaman tersebut. Disini di butuhkan sikap dapat di percaya dan berkelakuan baik dalam hubungan kekeluargaan.

2. Pinjaman Modal dari Teman / Rekan
Beruntung seseorang yang memiliki teman yang berkelebihan financial dan terbangun hubungan baik dan harmonis didalamnya Atas dasar saling percaya, kita bisa mencoba untuk meminjam dan mengembalikan dengan komitmen, bisa juga mengajak teman sebagai investor dalan usaha, hingga menjadikan mitra kerja perusahaan dengan syarat yang lebih mudah dan lunak.

Baca juga : Kesalahan Beriklan Promo yang Sering Terjadi

3, Pinjaman Modal dari Instansi Pemerintah dan swasta
Biasanya ada saja instansi pemerintah dan swasta yang memiliki visi mengembangkan usaha di daerah lingkungan sekitarnya. Untuk fasilitas pinjaman modal ini sering kali berupa pinjaman dana bergulir bagi bantuan untuk usahawan. Melalui proposal dan uraian yang wajib diajukan terlebih dahulu, bisanya ada peninjauan, maka tambahan permodalan usaha bisa di dapat. Keuntungan pinjaman modal berupa dana bergulir dari instansi ini sering kali di berikan bimbingan-bimbingan dari profesional dalam mengelola usaha.

Berbagi disini :

Laman: 1 2